Selasa, 25 Desember 2012

PPMK DAN PERANNYA PADA MANAJEMEN KEUANGAN KELUARGA


PPMK DAN PERANNYA PADA MANAJEMEN KEUANGAN KELUARGA


Program Peningkatan Penghidupan Masyarakat Berbasis Komunitas atau disingkat PPMK menjadi terobosan terbaru dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM – MP) dalam hal memberdayakan ekonomi keluarga. Untuk Kecamatan Rantau Utara Kab.Labuhan Batu ada dua kelurahan dari sepuluh kelurahan yang berhasil memperoleh dana BLM sebesar Rp.100.000.000,- hal ini tentu setelah melalui seleksi. Produk PPMK ini bisa dikatakan kelanjutan dari kegiatan pinjaman ekonomi bergulir. Besar pinjaman tentu tidak lagi Rp.500.000,- tapi sudah ada yang mencapai Rp.5.000.000/orangnya, tapi pola yang diterapkan tetap sama yaitu tetap berkelompok, lebih dikenal dengan istilah KSM atau Kelompok Swadaya Masyarakat.
Ada yang menarik dari Produk PPMK ini, selain dari aturan – aturan yang tetap pro Poor, disini penekanan tentang pentingnya kesadaran memilki tabungan terus disampaikan, ini dapat kita temukan pada buku pedoman teknis PPMK mengenai besarnya tabungan pokok yaitu sebesar 15% dari jumlah pinjaman mereka, ditambah lagi dengan tabungan pokok dan tabungan sukarela yang besarannya berdasarkan kesepakatan yang dirumuskan melalui yang disebut aturan bersama.
Hal ini tentu akan jadi pemikiran baru bagi masyarakat bagaimana mereka diajarkan  tetap jadi peminjam yang jujur namun juga mampu menyisihkan penghasilannya untuk ditabung, Karena kenyataan ditengah sebagian masyarakat bila meraka memilki pinjaman, maka mereka menabungnya hanya sebatas besar cicilan setiap bulan. Selebihnya dianggap keuntungan yang bisa dihabiskan.
Dengan adanya kebijakan dan aturan seperti ini ada dua keuntungan yang bisa didapat dari kegiatan ini.
  1.  Keuntungan jangka pendek : masyarakat peserta program ini secara tidak langsung sadar bahwa mereka    harus mampu menyusun rencana keuangan keluarganya masing – masing, dan memilki catatan tentang kondisi keuangan keluarga setiap bulan. Karena berdasarkan catatan ini mereka diajak untuk menyusun Rencana Anggaran Belanja Rumah Tangga setiap bulannya.
  2. Keuntungan Jangka Panjang   : Peserta PPMK ini mampu menaikkan taraf hidup mereka dengan modal yang ada juga tabungan yang mereka miliki. Selain itu mereka juga mampu menentukan skala prioritas kebutuhan berdasarkan analisa keuangan yang mereka buat sendiri.
Dengan adanya Produk PPMK pada PNPM –MP ini kita berharap tak lama lagi  akan berdiri satu Lembaga Keuangan Mikro yang mampu membantu masyarakat yang mau berusaha namun tidak memilki modal tanpa melalui proses administrasi yang rumit dan berliku. Karena ini merupakan program orang miskin. Kita Peduli Kita Bisa  Atasi.

Labuhan Batu, Desember 2012
Penulis  
                                                                                                                                                                                                                                                    
 (Tim Faskel 02 Rantau Utara)


0 komentar:

Posting Komentar