Rabu, 26 Desember 2012

Sempat Memanas, RWT BKM Sehati Baru Jaya Sukses

Pematangsiantar, 27 Desember 2012

Oleh:
Nurmansyah, SE.
Asisten CD 
Koorkot  VI Pematangsiantar – Simalungun
OC 1 Prov. Sumatera Utara
PNPM Mandiri Perkotaan
Meski sempat diwarnai kritikan dan masukan dari warga, Rembug Warga Tahunan (RWT) Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Sehati Baru Jaya (SBJ) Kelurahan Baru berlangsung sukses.
Kegiatan yang dilaksanakan di Jalan Cokroaminoto, Gang Seika, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, pada Minggu, 16 Desember 2012, dimulai sekira jam 10.00 wib. Dalam sesi tanya-jawab, warga yang hadir tampak antusias menghujani BKM dengan kritikan maupun masukan, mulai dari modal pinjaman kepada warga yang dituntut harus merata, sampai kepada pembuatan tong sampah.
Guna menjawab pertanyaan warga, Koordinator BKM BJ Sari Saniman, yang juga bertindak sebagai pimpinan sidang, meminta dan mengharapkan partisipasi kepala lingkungan, RT dan RW untuk membantu kinerja BKM SBJ. Karena, apapun yang dilaksanakan BKM adalah untuk kepentingan masyarakat di Kelurahan Baru.
Sedangkan untuk masalah pengadaan tong sampah, Kepala Kelurahan Baru Edward Saragih menyatakan kesiapannya mengurus masalah tersebut. Pada pertemuan itu, Edward Saragih juga mengusulkan kepada BKM agar perbaikan saluran air di Mesjid Syamsul Muarif dapat menjadi prioritas.
Salah seorang anggota BKM menjawab
pertanyaan masyarakat 
Warga antusias merespon
kinerja BKM tahun 2012
Setelah menyetujui akan memprioritaskan perbaikan mesjid, kepala lingkungan, RT dan RW bersama dengan pengurus BKM SBJ serta tokoh masyarakat, berencana akan mengadakan pertemuan lanjutan guna menentukan program skala prioritas yang akan dilaksanakan pada 2013 mendatang.
Dalam sesi pembacaan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan tahun 2012, Koordinator BKM SBJ Sari Saniman menyampaikan hasil tim tinjauan partisipatif, mulai dari kelembagaan, keuangan dan program. Ia juga menyampaikan bahwa kelurahan baru mendapatkan dana PPMK pada tahun 2012, sebesar Rp100 juta, yang penggunaannya untuk pinjaman modal usaha.
Pada kesempatan tersebut Saniman menjelaskan bahwa pengurus BKM SBJ awalnya berjumlah 13 orang, kini tinggal 8 orang yang aktif. Namun dalam kesempatan tersebut disepakati pemenuhan anggota BKM 5 orang lagi diambil dari perangkingan.
Ketua MUI Kecamatan Siantar Utara
Ustadz Abdul Ghofar turut memberikan masukan
PPK P2KP Kota Pematangsiantar
menyampaikan arahan sebelum acara dimulai
Bachtiar, tokoh masyarakat,
menanggapi pertanggungjawaban BKM
Salah seorang tokoh masyarakat
memberikan masukan kepada BKM
Penanggung Jawab Operasional Kegiatan (PJOK) yang diwakili Zainal Arifin Damanik, Kepala Kelurahan Baru Edward Saragih dan tokoh masyarakat Basyir Sirait mengucapkan selamat atas pelaksanaan rembug warga demi mewujudkan hal baik bagi warga Kelurahan Baru. Kegiatan ini juga dihadiri Asisten Community Development PNPM Mandiri Perkotaan Kota Pematangsiantar Nurmansyah, bersama Tim Fasilitator pendamping Kecamatan Siantar Utara.
PPK P2KP Kota Pematangsiantar Subrata Nata Lumban Tobing, yang saat itu juga hadir, mengharapkan agar dana PPMK yang diperoleh BKM SBJ dapat dilaksanakan dengan baik. "Harus ada perbedaan antara dana pinjaman ekonomi bergulir reguler yang selama ini disalurkan dengan dana PPMK, sehingga diharapkan nantinya kelompok-kelompok usaha kecil yang tergabung di dalam Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dapat menjadi kelompok usaha kecil yang mandiri," tegasnya. [Sumut]
Dokumentasi lainnya:
Suardi, salah seorang tokoh masyarakat
menyampaikan masukan
Anggota BKM didampingi tim fasilitator dan
PPK foto bareng usai kegiatan
Editor: Nina Firstavina

1 komentar: